Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Sulteng dan Jawa Timur Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Misi Dagang dan Investasi di Palu

badge-check


					pembukaan misi dagang dibuka secara simbolis melalui pemukulan gimba oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, (Foto: Istimewa) Perbesar

pembukaan misi dagang dibuka secara simbolis melalui pemukulan gimba oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Provinsi Jawa Timur (Jatim) resmi mempererat kerja sama ekonomi melalui kegiatan Misi Dagang dan Investasi, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Hotel BW Coco, Palu, Sabtu (18/10/2025).

Kolaborasi dua provinsi ini diibaratkan sebagai “jembatan emas” yang menghubungkan dua poros kekuatan ekonomi Nusantara — Sulteng dengan keunggulan sumber daya alamnya dan Jatim dengan potensi industrinya.

Baca Juga:
Gubernur Anwar Hafid Resmikan Gedung Baru Kantor Sinode GKST di Tentena: Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

Mewakili Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah memilih Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis dalam memperkuat jejaring dagang dan investasi antar daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas terselenggaranya forum strategis ini,” ujar Reny dalam sambutannya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan rasa syukur atas capaian luar biasa dalam kegiatan tersebut. Hingga pukul 12.00 WITA, total nilai transaksi perdagangan mencapai Rp1,3 triliun.

“Capaian ini menjadi pertanda bahwa pertumbuhan ekonomi kedua daerah meningkat pesat berkat adanya misi dagang ini,” tutur Khofifah.

Ia berharap agar di masa mendatang, delegasi dari Sulawesi Tengah dapat melakukan kunjungan balasan ke Jawa Timur untuk memperkuat hubungan bisnis antardaerah dan membuka peluang investasi baru.

“Mudah-mudahan kegiatan misi dagang ini memberikan penguatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat dua daerah,” harapnya.

Baca Juga:
Program “Berani Menyala” Hadir di Sigi, Gubernur Anwar Hafid Dukung Pembangunan PLTA 1.130 MW

Kegiatan Misi Dagang dan Investasi tersebut dibuka secara simbolis melalui pemukulan gimba oleh kedua pimpinan daerah, menandai dimulainya sinergi ekonomi antardaerah.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Dekranasda Provinsi Sulteng, Sri Nirwanti Bahasoan, Sekretaris Kota Palu, serta jajaran kepala perangkat daerah lingkup Provinsi Sulteng. Dari pihak Jawa Timur, turut hadir sejumlah kepala dinas, pelaku usaha, dan perwakilan organisasi seperti KADIN, HIPMI, dan IWAPI.

Melalui kegiatan ini, Sulteng dan Jatim bertekad membangun kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan, tidak hanya antar pemerintah (G to G), tetapi juga antar pelaku usaha (B to B) dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi